- Siswa MTs Al Munawwarah Juara 1 dalam Lomba Dai Cilik Madrasah Nurim Action II Tahun 2026tt
- Dua Siswa MI Al Munawwarah Juarai Lomba Akso II di Mts Laboratorium Jambi Tahun 2026
- DKM Al Munawwarah Kota Jambi Gelar Kirab Ramadhan 1447 H
- Karya Wisata Bentuk Pembelajaran di Alam terbuka
- Karya Wisata Bentuk Pembelajaran di Alam terbuka
- Medali Emas diraih oleh siswa MI Al Munawwarah dalam Kejuaraan Nasional Pencak Silat HIMSSI GP Ke-4
- Peringatan Isra Mi raj MI Al Munawwarah Kota Jambi: disiplin dalam menjalankan ibadah dan kewajiban
- Guru MTs Al Munawwarah Juara 2 dalam Lomba Pemasangan Tekuluk Pekan Pemuda Berbudaya Jilid II Jambi
- Guru MTs Al Munawwarah Juara 2 dalam Lomba Pemasangan Tekuluk Pekan Pemuda Berbudaya Jilid II Jambi
- Dua Guru MI Al Munawwarah Kota Jambi Mendapatkan Penghargaan Satya Lancana Karya Satya 2026
Karya Wisata Bentuk Pembelajaran di Alam terbuka

Jambi(mialmunawwarahkotajambi) Siswa MI Al Munawwarah Kota Jambi melaksakan pembelajaran di alam terbuka sebagai bentuk karya wisata, agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang mampu memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab serta menggali informasi/ pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar. Kegiatan Karya wisata ini dilaksanakan dari 26/1/2026 Senin, hingga 31/1/2026 Sabtu selama satu Minggu. Dengan jadwal kelas bergantian tiap harinya di Taman Hutan M. Sabki Kota Jambi untuk kelas siswa 2 sampai 6 dan Taman Wisata Kampoeng Radja untuk siswa Kelas 1.
Waka Kesiswaan Ibu Mona Etika, S.Pd mengatakan kegiatan siswa di alam terbuka tersebut antara lain, menanam tumbuhan/padi, memberi makan hewan, dan menangkap ikan. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk siswa di alam terbuka memberikan berbagai manfaat komprehensif bagi siswa, mulai dari perkembangan fisik, mental, hingga edukasi lingkungan. Aktivitas ini mengubah pembelajaran dari teoritis menjadi pengalaman langsung (hands-on) yang mendalam.
Ditambahkannya, karya wisata adalah suatu metode mengajar dengan peragaan secara langsung berupa obyek pelajaran yang sesungguhnya sehingga siswa memperoleh gambaran langsung tentang apa yang dipelajarinya. ''Siswa terlihat sangat antusias. Pembelajaran ini sangat berguna untuk menghilangkan kejenuhan pada siswa dan dapat memperluas informasi yang telah diperoleh serta memberikan pengalaman nyata pada siswa,'' pungkasnya.
Ahza siswa kelas 6.2 mengatakan "Kami langsung berhadapan dengan objek yang dipelajari/ diamati bukan lagi berupa gambar atau contoh-contoh seperti di dalam kelas yang tidak langsung, jadi kami bisa lebih fokus sehingga hasilnya lebih memuaskan,'' ujarnya.



_11zon.jpg)

